Jakarta, ArthaBhumi.id – Perkembangan teknologi kesehatan mata terus menghadirkan inovasi baru untuk membantu masyarakat mendapatkan kualitas penglihatan yang lebih baik. Jika dahulu pilihan untuk mengatasi mata minus hanya terbatas pada kacamata dan lensa kontak, kini tersedia berbagai teknologi koreksi penglihatan yang semakin modern. Salah satu yang mulai banyak diperbincangkan adalah SiLK, teknologi yang dikenal sebagai LASIK tanpa flap.
Menurut Dr. Maya E. Suwandono, SpM, perkembangan teknologi koreksi mata bertujuan memberikan lebih banyak pilihan yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien.
“Teknologi koreksi mata terus berkembang. Saat ini tersedia lebih banyak pilihan yang dapat disesuaikan dengan kondisi mata masing-masing pasien setelah melalui pemeriksaan yang menyeluruh,” jelas Dr. Maya, Senin (10/8/26).
Apa Itu SiLK dan Mengapa Disebut LASIK Tanpa Flap?
SiLK atau Smooth Incision Lenticule Keratomileusis merupakan teknologi koreksi mata generasi terbaru yang menggunakan femtosecond laser untuk membentuk lenticule atau jaringan tipis di dalam kornea.
Jaringan tersebut kemudian dikeluarkan melalui sayatan kecil tanpa perlu membuat flap pada kornea. Karena itulah teknologi ini sering dikenal sebagai LASIK tanpa flap.
Kehadiran SiLK menjadi salah satu bukti bahwa teknologi koreksi penglihatan terus berkembang mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.
Perkembangan Teknologi LASIK hingga Hadirnya SiLK
Selama bertahun-tahun, LASIK menjadi salah satu prosedur koreksi mata yang paling dikenal masyarakat. Teknologi ini membantu mengoreksi gangguan refraksi seperti mata minus dan silinder dengan memanfaatkan laser untuk membentuk kembali kornea.
Seiring perkembangan teknologi, inovasi baru terus bermunculan. SiLK hadir sebagai salah satu generasi terbaru yang menawarkan pendekatan berbeda terhadap kornea dibandingkan LASIK konvensional.
Menurut Dr. Maya, kemajuan teknologi memberikan lebih banyak pilihan yang dapat disesuaikan dengan karakteristik setiap pasien.
Perbedaan SiLK dan LASIK Tanpa Flap yang Perlu Diketahui
Meski sama-sama bertujuan mengoreksi gangguan refraksi, terdapat perbedaan mendasar antara SiLK dan LASIK konvensional.
Pada LASIK, dokter membuat flap tipis pada kornea sebelum melakukan koreksi. Sementara itu, SiLK dilakukan tanpa pembuatan flap sehingga sering disebut sebagai LASIK tanpa flap.
Namun, Dr. Maya menegaskan bahwa pemilihan teknologi tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan tren atau preferensi pribadi karena setiap pasien memiliki kondisi mata yang berbeda.
Siapa yang Cocok Menjalani Teknologi SiLK?
Tidak semua pasien memerlukan teknologi yang sama. Sebelum menjalani koreksi penglihatan, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengevaluasi kondisi kornea, ukuran minus, kesehatan mata, dan berbagai faktor lainnya.
Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar dalam menentukan apakah seseorang lebih sesuai menjalani SiLK, LASIK, atau metode koreksi lainnya.
Perkembangan Teknologi Membuka Lebih Banyak Pilihan
Hadirnya SiLK sebagai LASIK tanpa flap menunjukkan bagaimana inovasi di bidang kesehatan mata terus berkembang. Dengan semakin banyaknya pilihan teknologi yang tersedia, masyarakat kini memiliki kesempatan untuk memperoleh solusi koreksi penglihatan yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa pemilihan teknologi tetap harus didasarkan pada hasil pemeriksaan menyeluruh dan rekomendasi dokter.

