Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Lantik Pejabat Kemenkeu, Purbaya: Jabatan Bukan Fasilitas, Tapi Fungsi

Lantik Pejabat Kemenkeu, Purbaya: Jabatan Bukan Fasilitas, Tapi Fungsi

Menkeu Purbaya lantik Pejabat Kemenkeu (Foto; Kemenkeu)

Jakarta, Artha Bhumi.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pada Selasa (12/5) di Aula Djuanda I Kemenkeu, Jakarta.

Dalam arahannya, Menkeu menegaskan bahwa rotasi dan penataan jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memperkuat fungsi Kemenkeu, menjaga kerapihan struktur, serta meningkatkan kepercayaan publik.

“Jabatan bukanlah fasilitas, melainkan fungsi. Jika dilihat sebagai fasilitas, kita sibuk menjaga posisi. Namun jika dilihat sebagai fungsi, kita sibuk bekerja,” ujar Menkeu.

Kondisi ekonomi nasional saat ini relatif terjaga dengan baik. Daya beli masyarakat tetap kuat, pertumbuhan ekonomi positif, dan APBN berfungsi sebagai shock absorber sekaligus instrumen countercyclical yang efektif dalam beberapa triwulan terakhir. Seluruh unit di Kemenkeu memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ini, mulai dari BPPK yang memperkuat SDM hingga DJP yang menjaga penerimaan negara.

Target 2027, Pertumbuhan Ekonomi 5,8–6,5 Persen, Defisit Dijaga di Bawah 2,4 Persen

Menkeu juga mengingatkan para pejabat yang dilantik untuk senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Keputusan yang diambil akan langsung dirasakan masyarakat, sehingga tidak boleh ada titipan, transaksi, maupun perlakuan khusus.

Integritas disebut sebagai pondasi utama, karena jika rusak maka kepercayaan publik akan hilang dan memperbaikinya akan jauh lebih sulit.

Menkeu menekankan bahwa jabatan adalah amanah untuk melayani negara, bukan sekadar posisi di Kemenkeu.

“Kita tidak hanya memungut pajak, tetapi juga menjaga kepercayaan rakyat, memperkuat penerimaan negara, dan memastikan NKRI terus berdiri tegak,” pungkas Menkeu.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat transformasi kelembagaan dan meningkatkan kualitas tata kelola keuangan negara agar semakin efektif, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Kementerian Keuangan terus berkomitmen untuk menjaga APBN sebagai instrumen yang sehat, kredibel, dan mampu melindungi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Ada lima pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang dilantik Menkeu Purbaya.

  • Lindawaty, Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian
  • Ihsan Priyawibawa, Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan Perpajakan
  • Suparmo, Kepala Pusat Pengolahan Data dan Dokumen Perpajakan
  • Muh. Tunjung Nugroho, Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus
  • Dr. Paryan, Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Timur III

Dilantik sebagai Pejabat Administrator Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yaitu Dessy Eka Putri, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Masuk Bursa dan Devi Sonya Adrince, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Malang.

Selain itu, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Edward Hamonangan Sianipar, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pajak.